WhatsApp (Message Only):
+1 (201) 993 1112
Keranjang Belanja 0

6 Konsep Manata Hati dan Pikiran

6 Konsep Manata Hati dan Pikiran

Islam sebagai agama yang paling sempurna dan sebagai pedoman penutup yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW., melalui wahyu (baca: Al-Quran) yang menjadi petunjuk dan hukum bagi manusia hingga datangnya hari akhir. Tentu saja Islam telah menyinggung dan memberikan banyak solusi dan konsep menata hati dan pikiran. Agar manusia bisa hidup secara jelas tujuannya, selamat dan terarah dalam menjalani hidup selama di dunia sebagai ladang mencari bekal untuk nanti di akhirat.

Jika kita jelih dan perhatikan dengan seksama dan didukung dengan informasi yang luas, maksudnya informasi yang mencakup seluruh belahan dunia, bukan di lingkungan RT tempat kita tinggal saja, atau paling luasnya negara Indonesia saja. Tapi informasi tersebut harus bisa mewakili keadaan seluruh belahan dunia. Pertanyaannya adalah, ada tidak seorang ulama Islam yang mati bunuh diri? Ya, (sekali lagi) ulama Islam yang matinya karena bunuh diri. Mengapa kita harus mengambil contoh tersebut? Karena faktor paling dominan orang melakukan bunuh diri itu adalah stres. Dan stres pemicunya adalah karena terganggunya hati dan pikiran seseorang.

6 Konsep Manata Hati dan Pikiran

6 Konsep Manata Hati dan Pikiran

  1. Sehat jasmani dan rohani

Seiring kemajuan zaman, dunia medis dan formasi juga ikut berkembang pesat. Banyak sekali obat-obatan maupun peralatan medis yang diproduksi massal untuk memenuhi kebutuhan pengobatan bagi manusia yang sakit. Ya, kita patut bersyukur dengan kemajuan dan ketersediannya pada dunia kesehatan. Itu karya manusia dan manusia juga yang memproduksinya untuk kesejahteraan manusia.

            Mari kita menoleh ke belakang sejenak, 14 abad yang lalu di tengah padang pasir yang gersang (baca: Mekkah) sudah ada seorang yang berbicara tentang kebersihan. Ya kebersihan. Kebersihan badan/tubuh, tempat tingal bahkan kebersihan makanan yang kita masukkan ke dalam tubuh kita. Bukankah itu adalah faktor yang wajib diperhatikan dalam menjaga kesehatan? Ternyata Islam lebih duluan mengenal pentingnya kesehatan jauh sebelum muncul pakar-pakar kesehatan yang ada pada hari ini, bukan?

            Kesehatan jasmani (baca: tubuh) memang merupakan pendukung yang sangat penting dalam menjaga kesehatan rohani manusia. Kesehatan rohani yang dimaksud di sini adalah hati dan pikiran manusia. Islam telah memberikan petunjuk yang sangat rinci dalam perkara kesehatan rohani ini. Bahkan dalam hadis yang sangat populer, “Dalam tubuh manusia terdapat segumpal darah, dan jika segumpal darah tersebut sehat, maka sehatlah seluruh tubuhnya, segumpal darah tersebut adalah qolbu.” (Al-Hadis). Pengertian qolbu di sini adalah hati manusia. Pentingnya dalam Islam untuk senantiasa menjaga hati, karena hati adalah raja dalam tubuh manusia. Setiap informasi yang mampir di hati akan disalurkan ke otak yang memproses informasi tersebut, dan disampaikan kepada organ/anggota tubuh kita yang mengeksekusi suatu tindakan.  Begitulah konsep Islam memberi tuntunan untuk senantiasa menjaga kesehatan jasmani dan rohani

  1. Ikhtiar kerja keras

Islam menganjurkan kepada ummatnya untuk selalu berusaha untuk menyelesaikan setiap ujian hidup yang dialami. Islam sangat anti dengan penganguran dan berpangku tangan tanpa adanya ikhtiar dari manusia. Banyak sekali anjuran dalam Islam untuk bekerja, belajar dan optimis terhadap yang sedang diusahakan. Tegasnya anjuran Islam tersebut karena kesuksesan yang diperoleh dari hasil ikhtiar dan kerja keras merupakan sumber ketenangan hati dan pikiran bagi manusia.

  1. Sabar dan optimis

Terkadang apa yang telah kita kerjakan, hasilnya belum memenuhi target yang diharapkan. Islam menuntun kita untuk bersabar dalam menanti kesuksesan yang masih tertunda tersebut dengan husnuzon atau berpikir optimis bahwa suatu saat nanti kesuksesan yang diharapkan akan tercapai, namun kita tetap berikhtiar. Pikiran optimis dan sabar juga merupakan kunci ketenangan hati dan pikiran.

  1. Ikhlas dan tawakal

Kegagalan bukanlah sesuatu yang harus disesali apalagi ditangisi dan menjadikan kita pribadi yang pesimis. Setiap ketertundaan atau gagal, akan diganti olehNya dengan kesuksesan yang jauh lebih baik, bahkan diluar yang kita targetkan. Itulah kuasa tuhan mendidik hamba-hambanya agar mau ikhlas dan tawakal terhadap segala ketetapannya. Kalau kita sudah ikhlas dengan ketentuanNya, maka hati dan pikiran kita segera jadi tenang.

  1. Syukur

Jika kita kaya (baca: beruntung), ujian beratnya adalah syukur dan jika kita miskin (baca: sial), maka ujiannya beratnya adalah sabar. Keduanya seperti koin bersisi dua, tapi satu tubuh. Nikmat yang ada pada diri kita sudah merupakan kewajiban bagi kita untuk selalu bersyukur agar nikmat tersebut menjadi berkah dan semakin bertambah (al-Quran).

  1. Do’a

Kita letakkan do’a sebagai urutan terakhir, karena do’a adalah langkah terakhir kita berserah diri kepadaNya. Bukan berarti 5 hal di atas kita lalui tanpa disertai do’a, tapi do’a merupakan kewajiban kita (baca: hamba) kepadaNya yang harus kita lakukan setiap saat tanpa ada alasan untuk mengelak. Selain itu, setelah upaya-upaya di atas kita kerjakan, memang selayaknya kita meinta (baca: do’a) kepadaNya agar nikmat yang ada pada diri kita senantiasa terjaga dan berkah. Do’a kita adalah pengaduan kita kepadaNya sebagai wujud penyerahan kepada kehendakNya. Pasrah dengan kehendaknya adalah sumber ketenangan hati dan pikiran yang paling tinggi dalam Islam.

Selain menerapkan kiat-kiat islami di atas, sebaiknya juga kita memperbaiki kesehatan otak kita dengan mengkonsumsi suplemen untuk memperbaiki kinerja otak kita, agar senantiasa sehat dan cerdas, misalnya mengkonsumsi Nootropics.

Kunjungi Segera Toko Online Kami

Nootropics merupakan solusi suplemen terbaik untuk meningkatkan kinerja otak dan sangat dibutuhkan untuk meroket prestasi belajar. Segera pesan sekarang juga, klik halaman websites kami : www.indonoot.com, dan beli produk-produk Nootropics agar kualitas hidup kita menjadi lebih baik. Karena dengan mengkonsumsi Nootropics secara rutin dalam jangka panjang, akan berdampak baik pada saraf-saraf otak kita, dan memberikan efek yang luar biasa mampu menenangkan hati dan pikiran.



Older Post Newer Post


Leave a comment